Jarang Menyikat Gigi? Ini Yang Bisa Terjadi Pada Gigimu

KesehatanGigi

Jarang Menyikat Gigi? Ini Yang Bisa Terjadi Pada Gigimu

Tahukah kamu bahwa kesehatan gigi dan mulut ternyata bisa berpengaruh pada organ lain seperti jantung, paru-paru, bahkan hingga ke otak? Yup, kamu tidak salah membaca. Bakteri yang ada di mulut terbukti juga bisa menyebabkan penyakit di berbagai organ lain yang disebutkan di atas. Bukan hanya gigi bolong dan bau mulut saja yang bisa kamu alami saat tidak menyikat gigi, tetapi juga bisa sampai sakit jantung hingga dementia, seram ya!

dental-toy-1

Satu Hari Tidak Sikat Gigi: Penumpukan Plak pada Gigi

Setelah makan, sisa-sisa makanan yang ada di gigi akan menjadi sarang ideal bagi bakteri. Salah satu jenis bakteri yang umum ditemukan di mulut kita yaitu streptococcus. Satu hari saja kamu tidak menyikat gigi, bakteri ini sudah bisa memproduksi plak dari gula & protein yang kamu makan. Plak sendiri merupakan selaput lengket yang menempel pada gigi dan menampung jutaan bakteri yang bisa mengakibatkan gigi bolong.

Satu Minggu Tidak Sikat Gigi: Bau Mulut yang Tidak Sedap dan Pembentukan Karang Gigi

Setelah satu minggu, plak yang menumpuk pada gigi bisa menyebabkan bau mulut yang tidak sedap. Tidak hanya itu, plak juga mulai mengeras dan berubah menjadi karang gigi yang berwarna kekuningan. Pada tahap ini, enamel atau lapisan terluar gigi sudah mulai rusak karena asam laktat yang diproduksi oleh bakteri.

gas-mask
nafas tak sedap bikin orang malas dekat-dekat

Fakta unik: Enamel merupakan salah satu lapisan mineral paling keras yang terdapat di tubuh manusia, dan bahkan lebih kuat daripada tulang!

Satu Bulan Tidak Sikat Gigi: Gigi Berlubang dan Peradangan pada Gusi

Pada tahap ini, gigi akan mulai terlihat berlubang. Lubang ini bisa menjadi sangat dalam dan kemudian menyebabkan radang gusi (gingivitis). Radang gusi terjadi karena sistem imun menyerang lapisan gusi sebagai respons terhadap bakteri yang ada pada gigi. Lubang pada gigi bisa menjadi bernanah dan gusi menjadi sensitif saat disentuh.

Satu Tahun Tidak Sikat Gigi: Periodontitis dan Lepasnya Gigi

Tidak menyikat gigi selama satu tahun bisa menyebabkan periodontitis, yaitu kondisi kerusakan pada bagian pangkal gusi yang menopang gigi dan menyebabkan berkumpulnya sisa-sisa makanan dan bakteri di pangkal gusi.

periodontitis

Sistem imun bisa “menyerang” gusi dan membuat gusi tidak mampu menopang gigi. Hasilnya, gigi akan merenggang dan bahkan lepas. Jika dibiarkan, gigi bisa lepas semua dan bakteri masuk ke dalam pembuluh darah, serta tersebar ke berbagai organ dalam tubuh. Beberapa penyakit yang bisa muncul akibat penyebaran bakteri ini yaitu disfungsi ereksi (bagi pria), kanker leher, penyakit jantung, hingga dementia atau pikun.

Bagaimana Cara Merawat Kesehatan Mulut dan Gigi?

Perawatan yang tepat bisa berguna untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut hingga kamu tua kelak. Ada 5 hal yang perlu diperhatikan dalam menjaga kesehatan mulut yaitu menyikat gigi, flossing, berkumur, menjaga pola makan, dan lakukan checkup ke dokter gigi.

  • Sikat Gigi
    Sikat gigimu sebanyak 2 kali sehari, sesuai anjuran para pakar. Caranya, tuangkan odol ke permukaan sikat gigi, dan bersihkan gigi dengan gerakan memutar. Tidak perlu menekan bulu sikat terlalu keras. Sikat seluruh bagian gigi, mulai dari bagian depan, belakang, hingga ujung gigi atas dan bawah selama sekitar 2 hingga 3 menit. Kemudian bilas mulut dengan air bersih.

  • Flossing
    Flossing merupakan tindakan membersihkan sela-sela gigi dengan benang. Disarankan untuk melakukan flossing minimal satu kali sehari, untuk memastikan gigi bersih maksimal selain hanya dengan menyikat gigi. Caranya, gunakan benang floss dengan panjang secukupnya (atau gunakan benang floss dengan gagang plastik yang lebih praktis) dan gosokkan benang ke sela-sela gigi. Lakukan ke semua gigi.

  • Berkumur
    Gunakan antiseptic mouthwash untuk membunuh bakteri yang menyebabkan plak pada gigi. Kamu bisa berkumur sebelum atau sesudah menyikat gigi. Pastikan kamu berkumur selama 30 hingga 60 detik di setiap bagian mulut, kiri dan kanan.

  • Menjaga Pola Makan
    Gula merupakan makanan utama bagi bakteri penyebab karang gigi. Karena itu, hindari makanan dengan kandungan gula yang tinggi untuk melindungi gigimu, seperti kue, biskuit, permen, dan lain sebagainya.

  • Checkup ke Dokter Gigi
    Rutin periksakan kondisi mulutmu ke dokter gigi, setidaknya sebanyak satu kali tiap enam bulan. Hal ini penting agar kamu bisa mencegah kerusakan gigi yang lebih parah. Segera periksakan kondisi mulut ke dokter gigi apabila kamu merasakan gejala sakit gigi, gusi bengkak, ataupun gusi berdarah.

Yuk, jadikan kesehatan gigimu sebagai prioritas di tahun 2019 agar kamu tidak perlu merasakan bahaya kalau tidak pernah sikat gigi yang disebutkan di atas. Segera kunjungi dokter gigi terdekat dengan mengecek alamat.com. Cari berbagai dokter gigi, lengkap dengan alamat dan review dari pengguna lain!

artikel ini ditulis oleh Maria Juwita

Geraldy Tony

Geraldy Tony

Content Editor at Alamat.com Blog

Jakarta, Indonesia