Baru Beli Mobil? Perhatikan 7 Bagian Ini Saat Kamu Servis Mobil Rutin!

JasaBengkelMobilServis

Baru Beli Mobil? Perhatikan 7 Bagian Ini Saat Kamu Servis Mobil Rutin!

Sebagai bentuk kendaraan pribadi, mobil yang digunakan untuk transportasi sehari-hari pasti membutuhkan perawatan yang baik. Jika diabaikan, kondisi mobil yang tidak maksimal justru akan menjadi masalah yang fatal. Karena itulah sebaiknya kamu yang memiliki mobil perlu melakukan perawatan secara berkala, mulai dari membersihkan lapisan debu hingga mengecek kondisi komponen mobil. Apa saja sih bagian-bagian yang harus kamu perhatikan saat servis mobil? Ini dia ulasannya!

Ban

Kondisi jalan raya yang rusak akan mempengaruhi kondisi ban anda. Karena itu, balancing dan spooring bisa menjadi agenda wajib saat servis mobil. Spooring adalah proses meluruskan kembali kedudukan ban seperti sedia kala, sedangkan balancing berguna untuk menyeimbangkan putaran ban agar tidak berat sebelah.

ban-mobil

Berikut beberapa tanda bahwa ban mobilmu sudah memerlukan spooring dan balancing:

  • Bodi mobil yang terasa bergetar saat dikendarai.
  • Mobil yang disetir lurus terasa bergerak ke kanan atau kiri.
  • Roda terlihat miring saat mobil diparkir di permukaan datar.

Disarankan untuk melakukan spooring dan balancing tiap mobil mencapai jarak tempuh 10.000 km atau sekitar 6 bulan sekali di tempat servis mobil langgananmu. Cek juga apakah kondisi ban mobil kurang angin, kempes, atau bahkan bocor.

Oli dan Filter

Bagi motor ataupun mobil, oli merupakan bagian yang berperan penting. Sebagai pelumas mesin, oli bisa mempengaruhi gesekan dalam mesin dan tentunya bisa berakibat fatal bagi keamanan berkendara. Maka dari itu, disarankan kamu mengganti oli pada kendaraan setiap 3 bulan sekali agar mesin bisa bekerja dengan baik.

mesin-mobil

Selain itu, periksa juga kondisi filter oli pada mobil. Filter oli berjasa untuk menyaring oli dari kotoran agar oli bisa tersalurkan dengan baik ke seluruh bagian mesin. Agar bisa melumasi mesin dengan baik, umumnya filter oli disarankan untuk diganti setiap kamu mengganti oli mesin, agar tidak ada sisa oli lama yang mengendap di filter.

Air Conditioner

Selain memperhatikan kebersihan interior mobil, perhatikan juga kondisi AC mobil kamu. Servis AC mobil umumnya disarankan setiap melewati jarak tempuh 10.000 km, tergantung dari kondisi udara yang kita lewati. Jika kamu sering mengendarai mobil di Jakarta dengan polusi yang cukup tinggi, kamu bisa memeriksakan kondisi AC mobil setiap 6 bulan sekali.

Beberapa masalah pada AC mobil yang perlu kamu waspadai beserta penyebabnya yaitu:

  • Bau: diakibatkan oleh filter AC yang tidak berfungsi dengan baik.
  • Mati secara tiba-tiba: diakibatkan oleh kerusakan pada sistem, bisa berupa putusnya sekring AC, relay AC, V-belt, matinya motor cooling fan, magnetic clutch, ada kebocoran freon, evaporator yang kotor, hingga kompresor AC yang melambat atau mati.
  • Tidak dingin: diakibatkan oleh evaporator yang kotor, oli kompresor berkurang atau habis, ada kebocoran freon.

Kabel dan Aki

Jika mobilmu menggunakan aki basah, selalu ingat untuk mengecek kadar air aki. Salah satu tanda-tanda kejanggalan pada baterai aki yaitu ketika air aki cepat berkurang. Setelah itu, periksa juga kabel pada mobilmu. Kerusakan pada kabel bisa menyebabkan kesulitan menyalakan mesin karena energi tidak tersalurkan dengan baik.

car-engine

Lampu Mobil

Bayangkan ketika kamu sedang berkendara di tempat yang sepi pada malam hari, kemudian tiba-tiba lampu mobil mati dan tidak bisa menyala kembali. Selain mengurangi kenyamanan saat berkendara, lampu mobil yang tidak menyala juga bisa membahayakanmu di jalan raya. Periksa secara rutin kondisi setiap lampu, seperti headlamp, lampu sen, dan tentunya lampu belakang.

lampu-mobil

Busi

Kerusakan pada busi bisa mengakibatkan pembakaran tidak sempurna karena tenaga yang dikeluarkan tidak sama oleh setiap silinder mesin. Dampaknya? Mobil bisa mati secara tiba-tiba, bahkan pada saat sedang berjalan.

Ketahui beberapa tanda kerusakan pada busi di bawah ini!

  • Saat mobil mati: Cek langsung dengan melihat kondisi busi. Busi yang sudah harus diganti ditandai dengan warna kecokelatan. Apabila busi berwarna kemerahan atau kekuningan, itu tandanya mesin mobil melakukan pemanasan yang berlebihan. Segera cek bagian pendingin. Sedangkan busi yang meleleh menandakan adanya kebocoran kompresi.
  • Saat mesin idle: Putaran mesin terasa tidak halus atau muncul getaran-getaran kasar. Hal ini bisa dirasakan dari bagian dalam mobil.
  • Saat mobil jalan: Kecepatan saat akselerasi tidak maksimal. Jika dipaksakan, mobil bahkan bisa mogok di tengah perjalanan.

Jaga Kebersihan Mobil

Kebersihan mobil memang tidak akan berpengaruh langsung terhadap performa mesin, tapi bukan berarti hal ini bisa diabaikan begitu saja. Tentu kamu tidak mau dicap jorok karena mobil berselimut debu atau bagian interior yang penuh noda, bukan? Selain servis mobil secara rutin, bersihkan juga mobilmu secara berkala. Saat musim hujan, rajinlah mencuci mobilmu saat sudah terlihat kotor.

interior-mobil

Bagian interior pun sebaiknya jangan sampai luput. Siapkan tempat sampah kecil agar kamu atau siapa pun yang menumpangi mobilmu bisa membuang sampah kecil, seperti kertas, tisu, hingga sampah bungkus makanan. Noda pada jok atau karpet mobil bisa dibersihkan dengan cara dicuci menggunakan sabun dengan jasa panggilan. Simpel, kan?

Sudah menjadi tanggung jawabmu untuk merawat mobil pribadi, salah satunya adalah dengan rutin servis mobil dan menjaga kebersihan mobil. Kalau kamu bingung mau servis dimana, jangan khawatir karena kamu bisa pakai alamat.com untuk mencari bengkel terdekat. Jika kondisi mobil maksimal, tentu kamu akan semakin nyaman berkendara. Jangan lupa lakukan pengecekan dan perawatan mobil yang rutin ya!

artikel ini ditulis oleh Maria Juwita

Geraldy Tony

Geraldy Tony

Content Editor at Alamat.com Blog

Jakarta, Indonesia