Yoga atau Pilates? Apa Bedanya dan Mana yang Lebih Cocok Buat Kamu

Aktifitas dan HiburanHealth & BeautyYogaPilatesLifestyle

Yoga atau Pilates? Apa Bedanya dan Mana yang Lebih Cocok Buat Kamu

Yoga dan pilates merupakan olahraga yang terlihat mirip, namun ternyata tidak bisa disamakan begitu saja. Kedua olahraga ini sama-sama menggunakan matras, sama-sama memiliki gerakan yang terlihat "sederhana", dan sama-sama bisa mengecilkan bentuk tubuh. Di antara semua persamaan tersebut, kira-kira apa yang membedakan yoga dan pilates ya? Sebelum memutuskan olahraga yang ingin ditekuni, ini dia perbedaan yoga dan pilates yang perlu kamu ketahui!

Yoga: Bukan Sekadar Melatih Fisik

Yoga berasal dari India. Olahraga ini diciptakan bukan hanya untuk menyehatkan fisik, tetapi juga keadaan emosional dan spiritual. Gerakan yoga sepintas terlihat mudah, namun ternyata gerakan ini diciptakan khusus untuk membangun fleksibilitas dan kekuatan. Olahraga satu ini juga menggabungkan latihan pernapasan dan meditasi agar tubuh lebih rileks dan mengurangi stres.

olahraga-yoga

Terdapat banyak jenis gerakan yoga yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Beberapa di antaranya yang paling populer yaitu hatha yoga yang cocok untuk pemula, vinyasa yoga dengan gerakan lebih intens, serta kundalini yoga yang menekankan aspek spiritualitas.

Beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari yoga yaitu:

  • Mengurangi stress dan rasa cemas, karena yoga bisa menekan produksi hormon cortisol atau yang dikenal sebagai hormon stres.
  • Meningkatkan kesehatan jantung. Yoga terbukti bisa mengurangi risiko berbagai penyakit yang berhubungan dengan jantung.
  • Meningkatkan mood. Orang yang melakukan yoga memiliki mood yang lebih baik dan tubuh yang lebih tahan terhadap rasa lelah.
  • Melawan depresi. Gejala depresi dapat ditekan dengan menurunkan level cortisol pada tubuh yang salah satunya dapat dilakukan dengan yoga.
  • Meningkatkan kualitas tidur. Kebiasaan tidur yang buruk bisa meningkatkan risiko darah tinggi dan depresi. Yoga bisa meningkatkan kualitas tidur, seperti tidur yang lebih nyenyak, lebih lama, dan lebih segar saat bangun.

Pilates: Membangun Postur dan Menguatkan Tubuh

Berbeda dengan yoga yang sudah ada sejak ribuan tahun lalu, olahraga satu ini terbilang sangat baru. Pilates diciptakan tahun 1920 oleh Joseph Pilates sebagai rehabilitasi tentara yang terluka selama perang dunia. Olahraga resistensi ini bertujuan untuk menguatkan perut, meningkatkan postur tubuh, menstabilkan tulang belakang, serta meningkatkan stabilitas dan kekuatan tubuh. Pilates juga memungkinkanmu untuk menjadi lebih fleksibel dan bertenaga tanpa membentuk tubuh secara berlebihan.

olahraga-pilates-dengan-alat

Beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari Pilates yaitu:

  • Sehat tanpa otot yang terlihat bulky. Pilates bisa meningkatkan fleksibilitas serta membentuk tubuh tanpa perlu khawatir otot terlihat besar.
  • Membentuk inti (core) tubuh yang kuat. Olahraga ini bisa melatih otot perut / abdominal dan otot dekat tulang belakang agar lebih kuat.
  • Meningkatkan postur karena berfokus pada posisi tulang belakang. Dengan melakukan pilates, kamu akan bisa memposisikan perut dan bahu dengan lebih baik untuk membentuk postur yang benar.
  • Membuat otot dan sendi menjadi lebih elastis untuk pergerakan yang lebih mudah.

Ini Beda Yoga dan Pilates yang Perlu Kamu Ketahui

Secara umum, perbedaan yoga dan pilates yang paling dasar yaitu tujuannya. Yoga bisa membantumu untuk fokus dalam melawan stres sambil turut meningkatkan kesehatan fisik. Sedangkan pilates bagus untuk melatih inti (core) dan membuat tubuh lebih kuat.

Perbedaan yoga dan pilates juga bisa dilihat dari segi teknik yang dilakukan. Selain gerakan yang dilakukan di atas matras, pilates juga memiliki berbagai gerakan yang hanya bisa dilakukan dengan alat khusus, seperti reformer dan cadillac.

Mana yang Cocok Untukmu?

Sebelum menekuni olahraga di atas, ada baiknya kamu mengikuti beberapa kelas yoga dan pilates serta berkonsultasi dengan instruktur agar bisa menemukan pilihan yang pas. Pertimbangkan juga manfaat yang kamu butuhkan bagi tubuhmu.

Banyak gerakan yoga mengharuskanmu untuk memiliki fleksibilitas sendi tulang belakang, pinggul, dan lengan yang cukup. Sehingga beberapa gerakan mungkin akan lebih sulit dilakukan oleh orang yang memiliki keterbatasan atau rasa nyeri.

gerakan-yoga

Sedangkan pilates cocok dilakukan untuk orang yang sedang dalam masa pemulihan cedera, karena gerakannya tidak terlalu intens dan minim risiko. Seperti yoga, pilates juga memiliki banyak jenis yang didasari oleh penggunaan alat.

Kabar baiknya, kamu tidak harus memilih salah satu saja, lho! Jennifer DeLuca, pemilik BodyTonic Pilates Gymnasium di Brooklyn menyatakan bahwa ada baiknya jika kedua olahraga ini dilakukan bersama. Pasalnya, hasil dari yoga dan pilates ternyata bisa bermanfaat untuk satu sama lain. Misalnya, latihan kekuatan inti dari pilates bisa membantu keseimbangan di yoga. Sedangkan fleksibilitas yang didapat dari yoga bisa membantumu lebih mudah melakukan gerakan pilates.

Tertarik untuk mencoba kedua jenis olahraga tersebut? Tidak perlu bingung lagi! Kunjungi Alamat.com untuk menemukan studio yoga atau pilates yang terdekat dari tempat tinggalmu. Di sini, kamu juga bisa menemukan dan memberikan review untuk mendapatkan point reward. Selamat berolahraga!

artikel ini ditulis oleh Maria Juwita

Geraldy Tony

Geraldy Tony

Editor at alamat.com blog, SEO & SEM Specialist at alamat.com.

Jakarta, Indonesia