Trend Museum Instagramable: Cara Baru Menikmati Karya Seni

LifestyleMuseumInstagramable

Trend Museum Instagramable: Cara Baru Menikmati Karya Seni

Museum kini tidak hanya memuat lukisan klasik atau fosil zaman purba. Dengan berbagai instalasi yang menarik dan unik, museum kini cocok difoto dan bahkan digunakan untuk mempercantik media sosial Instagram. Tidak lagi hening dengan susunan karya yang hanya bisa dipandang, banyak museum kekinian juga menghadirkan instalasi pop-up interaktif yang bisa digunakan untuk berfoto seru.

museum-macan

sumber gambar: Instagram - @museummacan

Popularitas Museum Instagramable di Media Sosial

Akibat tren media sosial yang sangat pesat, kini museum pun turut memanfaatkan momen dengan memamerkan dekorasi dan instalasi yang instagramable. Salah satu contoh museum pop-up yang populer yaitu Museum of Ice Cream. Didirikan sejak tahun 2006, kini museum yang didominasi oleh warna pink ini sudah berdiri di 3 kota di Amerika: New York, San Fransisco, dan Los Angeles. Halaman resmi Instagram museum ini pun sudah diikuti oleh lebih dari 400 ribu pengikut, serta lebih dari 170 ribu foto dengan tagar #museumoficecream.

museum-of-ice-cream-1

sumber gambar: Instagram - @museumoficecream

Instalasi di museum ini memang terbilang unik, Bagian interiornya didominasi oleh warna pink dan warna-warna pastel lain. Ruangannya dipenuhi dengan instalasi menggemaskan dengan tema yang sesuai namanya, yaitu es krim. Uniknya lagi, sang pendirinya, Maryellis Bunn dan Manish Vora, kerap mengunjungi museum dalam balutan pakaian berwarna pink, seolah mereka adalah bagian dari karya yang dipamerkan.

museum-of-ice-cream-founder

sumber gambar: WIRED

Perbedaan Trend Museum Interaktif dengan Museum Tradisional

Museum pop-up modern tidak memamerkan karya seni yang hanya bisa dilihat dan dipandang saja. Daya tarik dari museum kekinian seperti ada ada pada jenis karya yang dipamerkan. Museum tidak lagi memajang patung atau lukisan saja, tetapi ruangan-ruangan di mana pengunjung bisa turut berpartisipasi dalam karya seni tersebut. Seni yang bersifat interaktif inilah yang menarik banyak pengunjung untuk tidak hanya melihat, namun merasakan dan bahkan menjadi bagian dari karya tersebut.

obliteration-room-museum-macan

sumber gambar: Instagram - @museummacan

Lihat saja Obliteration Room karya seniman senior Yayoi Kusama yang beberapa waktu lalu dipamerkan di Museum Macan. Terlihat sederhana berupa ruangan serba putih, namun karya ini ternyata bukan hanya sekadar untuk dipandang. Pengunjung juga bisa berpartisipasi dalam karya seni ini dengan menempelkan stiker warna-warni di mana saja. Pada akhirnya, ruangan yang terlihat monoton akan menjadi penuh warna dengan stiker polkadot yang ditempelkan. Hal inilah yang menjadi daya tarik utama bagi pengunjung, terlebih bagi mereka yang notabene masih awam dengan dunia seni.

Museum Instagramable yang Ada di Jakarta

Trend museum pop-up yang unik dan instagramable sebenarnya sudah populer juga di Indonesia, khususnya di Jakarta. Penasaran ingin melihat instalasi unik yang cocok untuk berfoto ria? Coba kunjungi beberapa museum pop-up yang kekinian ini!

Art:1 New Museum

Art-1-New-Museum-Jakarta

sumber gambar: POPBELA

Museum ini didirikan tahun 1983 dengan nama Mon Decor Gallery. Sebagai salah satu pelopor galeri seni di Jakarta, museum ini memiliki koleksi banyak karya seni dan sudah memiliki beberapa cabang. Museum ini mengkurasi dan memamerkan karya seni dari seniman di Indonesia, mulai dari seniman modern hingga kontemporer. Selain itu, museum ini juga aktif menyelenggarakan program yang informatif seperti seminar, diskusi, workshop, serta art appreciation.

Gedung museum sendiri cukup besar dan sangat luas dengan bagian luar yang terlihat modern. Tiket masuk museum yang berlokasi di Kemayoran ini dibanderol dengan harga Rp50.000 untuk anak di bawah 12 tahun, Rp50.000/Rp75.000 untuk pelajar, Rp100.000 untuk umum, dan Rp150.000 untuk warga asing.

Museum Taman Prasasti

museum-taman-prasasti

sumber gambar: POPBELA

Ada yang berbeda dari museum satu ini. Bukan lukisan atau instalasi seni yang akan kamu lihat, melainkan jajaran batu nisan unik hingga peti jenazah. Sebelum diresmikan menjadi museum, tempat ini dulunya merupakan pemakaman bangsawan Belanda yang dinamai Kebon Jahe Kober. Sekitar tahun 1950-1970, semua jenazah yang dikuburkan di sini dipindahkan dan dikembalikan ke pihak keluarga untuk dibawa ke negara asal.

Daya tarik utama di museum ini yaitu 900 batu nisan dari berbagai bentuk, mulai dari bentuk patung malaikat, bentuk rumah, hingga berbentuk katedral. Selain itu, di sini juga terpajang peti yang dulu pernah digunakan untuk membawa jenazah Bung Karno dan Bung Hatta. Meskipun kuburan identik dengan suasana menyeramkan, namun jangan salah nih! Museum Taman Prasasti ternyata juga kerap dipilih sebagai lokasi foto pre-wedding, lho!

Museum Macan

Masih ingat instalasi karya Yayoi Kusama yang populer di Museum Macan? Museum kontemporer yang terletak di Jakarta Barat ini juga merupakan salah satu museum hits yang populer di kalangan milenial. Salah satu karya terkenal yang dipamerkan di Museum Macan dan sempat menjadi bahan perbincangan yaitu karya seniman Jepang, Yayoi Kusama: Life is the Heart of a Rainbow.

infinity-room-museum-macan

sumber gambar: Instagram @12_iqbale

Instalasi pameran tersebut sangat unik dan menjadi daya tarik sendiri bagi pengunjung. Misalnya saja Dots Obsession, Infinity Mirrored Room, Obliteration Room, dan Narcissus Garden. Dengan latar berwarna kuning yang nyentrik ataupun ilusi yang memanjakan mata, berbagai karya Yayoi Kusama sukses mendapatkan predikat instagramable.

museum-macan-Arahmaiani-Masa-Lalu-Belumlah-Berlalu

sumber gambar: Instagram - @museummacan

Meskipun pameran ini sudah berakhir, jangan khawatir nih! Museum Macan kini menghadirkan karya seniman lokal, Arahmaiani dalam pameran Masa Lalu Belumlah Berlalu (The Past has not Passed) dan seniman Taiwan-Amerika, Lee Mingwei dalam pameran Tujuh Kisah (Seven Stories). Penasaran, kan?

MoJA Museum

moja-museum

sumber gambar: Instagram - @mojamuseum

Ada satu lagi museum interaktif yang baru dibuka di daerah Pondok Indah, Jakarta Selatan. Di sini, pengunjung bisa berfoto dengan tembok berlatarkan ilustrasi lucu hingga berpose dengan instalasi yang dibuat sedemikian rupa dan bersifat interaktif.

moja-museum-2

sumber gambar: Instagram - @mojamuseum

Beberapa lokasi keren untuk berfoto di museum ini yaitu tembok pink dengan hiasan jellybean warna-warni, ayunan berlatarkan tembok pelangi dan awan di bagian bawah, dan ruangan dengan ilustrasi grafiti menggemaskan dengan spidol raksasa.

Belum pernah mencoba sendiri keseruan dari museum yang memamerkan karya interaktif seperti ini? Tidak perlu bingung, Alamaters! Temukan museum kekinian di Alamat.com. Kamu juga bisa membagikan keseruanmu dengan menulis ulasan dan foto-foto seru untuk museum yang sudah kamu kunjungi. Yuk, daftar sekarang!

artikel ini ditulis oleh Maria Juwita

Geraldy Tony

Geraldy Tony

Editor at alamat.com blog, SEO & SEM Specialist at alamat.com.

Jakarta, Indonesia